NEWS UPDATE :

POPULER PEKAN INI

PKS PALU

Inspirasi

Ali Lamu Ketua Pansus Tatib DPRD Palu

02/10/14






Palu- Anggota DPRD Kota Palu dari PartaiKeadilan Sejahtera ( PKS) dipercayakan menjadi ketua panitia khusus (PANSUS) tata tertib ( TATIB). Kesepakatan itu bearasal dari 11 anggota pansus pada rapat paripurna, selasa (30/9)1
Bersama Ali Lamu, rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD sementara Muhammad J Warta Bone juga menyepakati anggota DPRD lainnya, Thompa Yotokodi sebaagai wakil ketua pansus.
Penunjukan ketua beserta wakilnya berdasarkan usulan ketua Fraksi Partai Amanat Nasional ( PAN), Danawira Asri.
J Warta Bone mengatakan, pembentukan anggota pansus diambil dari perwakilan Sembilan fraksi yang ada. Fraksi Golkar yang memiliki enam kursi menunjuk dua anggotanya, Muhammad Rum dan Raodha, Gerindra menunjuk Thompa Yotokodi dan anwar lanasi, Hanura menunjuk BeyArifin, PAN diwakili Danawira Asri. Selanjutnya Muhammad Ali Lamu dari fraksi PKS.
Selanjutnya perwakilan Fraksi Demokrat diwakili Idijan Janggola, fraksi PDI-P diwakili Rugaiyyah Muhammad, dan PKB diwakili H.Alimuddin H. Ali Bau, dan fraksi Restorasi pembangunan diwakili Rusdi Pemesta Muskin.
Masa pembahasan tatib ditetapkan selama enam hari masa kerja, mulai 1 hingga 8 oktober mendatang.
“ hari kamis kita kembali menggelar rapat paripurna atas laporan pansus,” kata jaruddin (YUN) 

Sumber : Majala Al-Khairat (MAL)

Kekuatan Rakyat Ada di Koalisi Merah Putih, Bukan di Jokowi

29/09/14

Jokowi, harus berhati-hati menghadapi parpol Koalisi Merah Putih (KMP). Kini, Jokowi butuh kekuatan KMP.

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan, Jokowi harus bersikap manis pada KMP. Kini, Jokowi yang butuh mereka.

"Sekarang Jokowi-JK yang butuh partai-partai di Koalisi Merah Putih. 80 Persen di daerah dikuasai mereka," kata Emrus, dalam diskusi yang bertajuk "Kabinet Trisaksi atau Transaksional" di Jakarta, Minggu, 28 September 2014.

Emrus mengatakan, walau Presiden adalah Jokowi, namun kekuatan saat ini justru ada di tangan KMP.

Pasca disahkannya pilkada melalui DPRD, kini KMP berada di atas angin. Posisi inilah, yang menurut Emrus, menjadi kekuatan KMP saat berhadapan dengan Jokowi.

"Ketika Pilkada tidak langsung digolkan maka menguatkan nilai tawar KMP ke Jokowi," katanya. (fs)

Sumber : http://www.pkspiyungan.org/2014/09/kekuatan-rakyat-ada-di-koalisi-merah.html

Festival Teluk Palu, Ruang Ekspresi Aneka Kultur Masyarakat Palu


Festival Teluk Palu, Ruang Ekspresi Aneka Kultur Masyarakat Palu
Festival Teluk Palu 2014 dilaksanakan untuk meriahkan Hari Ulang Tahun kota Palu yang ke-36.
Liputan6.com, Palu Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), kembali menggelar Festival Teluk Palu (FTP) 2014, Sabtu (27/9/2014).

FTP dengan tema 'Pesona Samudera Budaya Bertemu Langit Biru Wisata Khatulistiwa' ini, dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) kota itu, yang ke-36.

FTP yang telah dicanangkan menjadi event budaya dan pariwisata tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu ini, akan digelar selama tiga hari berturut-turut yaitu dari hari Sabtu, Minggu dan Senin.

Kegiatan ini diikuti seluruh perwakilan kabupaten dan kota yang ada di Sulteng. Termasuk beberapa peserta dari provinsi lain, seperti peserta dari Sulawesi Barat, dan beberapa provinsi lainnya.

Pada pembukaan FTP hari ini, dimulai dengan parade budaya yang di antaranya parade drum band, dokar hias, rebana, dan parade reok ponorogo. Selain itu, kegiatan ini juga akan diisi dengan Palu Expo 2014, pagelaran musik, lomba perahu dayung, lomba perahu layar, dan pelbagai lomba serta acara lainnya.

FTP telah dicanangkan oleh Pemkot Palu sejak pertama kali digelar pada 2003 silam. Sementara FTP 2014 ini, telah memasuki tahun ke enam dari pelaksanaannya. Walau sempat tidak dapat dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut yaitu, pada 2007, 2008 dan 2009.

Namun pada 2010 silam, event ini kembali dilaksanakan, yang disandingkan dengan Pekan Budaya dan Pariwisata Sulawesi Tengah IX. Saat itu pelbagai bentuk pergelaran dan atraksi seni budaya dari duta wisata beberapa kabupaten di wilayah Sulawesi Tengah, serta presentasi karya dari para seniman terbaik di Palu disajikan dalam event tersebut.

Sementara pada pelaksanaan FTP 2013 yang baru saja berlalu, mendapat apresiasi dari ribuan masyarakat Palu yang selama tiga hari memadati arena festival untuk menyaksikan pelbagai pertunjukan dan atraksi seni budaya serta berpartisipasi dalam program festival lainnya.

"Keberhasilan pelaksanaan FTP 2013 tersebut sangat berarti dan memberikan inspirasi serta spirit bagi Disparekraf Palu untuk kembali menggelar event ini di tahun 2014," aku Kepala Disparekraf Palu, Rosdiana Lalusu, saat menghadiri pembukaan FTP 2014 di pesisir Teluk Palu Jalan Komodo, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur.

Menurut dia, visi Pemkot Palu untuk menjadikan kota ini sebagai 'Kota Teluk Berbasis Jasa Pariwisata, Industri dan Perdagangan yang Berwawasan Ekologis' adalah landasan bagi penyelenggaraan FTP dan sektor ekonomi kreatif.

Dengan maksud, antara lain untuk mengekspose potensi pariwisata dan industri kreatif Palu untuk mendorong kota ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Sulawesi dan Kawasan Timur Indonesia, menumbuhkan dan memacu iklim investasi, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Palu dan Sulawesi Tengah.

Membangun jejaring kerja pariwisata, ekonomi kreatif dan kebudayaan secara nasional serta internasional dan menjadikan Palu sebagai simpul jaringan kebudayaan di Kawasan Timur Indonesia. Termasuk sarana dan media edukasi lingkungan, budaya dan ekonomi kreatif bagi masyarakat Palu serta perayaan bagi keragaman kultural dan perdamaian.

"Dan ini kami harapkan dapat menjadi ruang promosi wisata, bisnis dan industri bagi seluruh peserta, sponsorship, dan partisipan iven," imbuh Rosdiana.

Sementara itu, Wali Kota Palu, Rusdi Mastura yang membuka secara langsung kegiatan ini mengatakan, FTP adalah sarana dalam mengekspose dan mempromosikan beragam potensi wisata di Teluk Palu secara berkesinambungan, serta menjadi ruang ekspresi bagi keberagaman kultural masyarakat di Palu secara khusus serta Sulawesi Tengah dan Pulau Sulawesi secara umum.

Dengan tujuan lanjutnya, untuk menjadi ruang promosi bagi potensi pariwisata dan industri kreatif di Palu, menyelenggarakan program kegiatan dan event yang mencerminkan keberagaman etnis dan pluralitas kultural di Palu, dan mendorong partisipasi serta keterlibatan seniman lokal di Palu.

Selain itu tujuan lain, untuk membangun dan menggalang kemitraan dengan pelaku industri wisata dan ekonomi kreatif organisasi lingkungan, pihak sponsor, perusahaan, perhotelan dan sektor informal yang berada disekitar Teluk Palu.

Mendorong peningkatan jumlah pengunjung dan wisatawan demi mendorong tingkat hunian hotel, restoran, café dan sektor informal lainnya.

"Termasuk untuk mendorong keterlibatan masyarakat dan relawan lokal pada perencanaan dan proses produksi serta penyelenggaraan iven di tahun-tahun berikutnya," jelas Rusdi.

Dia menjelaskan, bahwa manfaat dari FTP, tidak lain adalah momentum dan perayaan bagi identitas lokal serta kemajemukan etnis dan kultur yang bermukim di Palu sebagai bagian dari edukasi kultural masyarakat demi terwujudnya perdamaian.

Juga untuk menjadi ruang promosi yang tepat sasaran untuk Pemkot Palu, pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan memberikan dampak positif secara ekologis dan sosial terhadap kebersihan, kesehatan, dan keindahan lingkungan disekitar Teluk Palu.

Sedangkan manfaat lainnya, untuk mengembangkan kemitraan strategis antara pemerintah, masyarakat, sektor informal dan badan usaha yang memiliki kesamaan visi dan cara pandang.

"Termasuk pula untuk memaksimalkan dampak ekonomi dari FTP bagi masyarakat Palu, terbangunnya fasilitas, dan infrastruktur ekonomi kreatif di Palu," tandas Rusdi. (M Taufan SP Bustan/Ars)


Berikut kemeriahan Festival Teluk Palu 2014:











Foto-foto: M Taufan SP Bustan

sumber : http://lifestyle.liputan6.com/read/2111345/festival-teluk-palu-ruang-ekspresi-aneka-kultur-masyarakat-palu

[Paripurna RUU Pilkada] Inilah Pintu Kemenangan Koalisi Merah Putih

25/09/14

Partai Koalisi Merah Putih (KMP) sangat optimistis menang dalam pengambilan keputusan RUU Pilkada dalam rapat paripurna DPR RI hari ini.

Karena, selain keputusan partai, pilihan anggota DPR soal RUU Pilkada akan mempertimbangkan keputusan ormas.

Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan para anggota dewan tidak hanya berafiliasi kepada pilihan partai. Namun, mereka juga akan menentukan pilihan sesuai dengan keputusan ormas asal para anggota.

"Mengacu pada keormasan, di situ termasuk ada NU dan Muhammadiyah. Bisa terafialisasi dengan ormas," kata Hidayat, di Jakarta, Kamis 25 September 2014.

Beberapa ormas, baik NU dan Muhammadiyah telah menyampaikan pilihannya soal RUU Pilkada.

"Kedua ormas itu memilih agar pilkada dikembalikan ke DPRD," kata Hidayat.

Selain keputusan Ormas, jika keputusan RUU Pilkada dilakukan secara voting, maka kemungkinan besar Koalisi Merah Putih akan unggul, sambungnya.

"Banyak juga anggota DPR yang tidak terpilih lagi, sehingga ada yang tidak datang ke paripurna," pungkas Hidayat. (in/fs)

Joging di Taman Suropati, Anis Matta Tanya Kapan Jokowi Deklarasi

25/12/13


JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menghabiskan waktu libur Natal dengan berjoging di Taman Suropati. Tak hanya sendiri, ia turut mengajak serta istrinya Szylvia Fabula dan empat anaknya.

Anis tampak kasual memakai setelan kaus dan kacamata hitam. Bersama-sama, mereka mengitari Taman Suropati hingga 10 putaran. Saat melewati depan rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Anis menghampiri awak media yang memang bertugas mengikuti kegiatan Jokowi.

"Kalian lagi menunggu yang di sana ya? Kapan dia deklarasi (capres)?" kata Anis seraya menunjuk rumah Jokowi, Rabu (25/12/2013).

Ketika wartawan balik bertanya apakah Anis yang disebut potensial sebagai bakal capres akan menggaet Jokowi sebagai bakal cawapres, politisi PKS itu mengaku menyerahkannya kepada kader PKS dan tetap mematuhi Pemilihan Raya (Pemira) PKS yang merupakan keputusan bersama.

"Jadi, kita sudah melakukan pemilihan raya. Di sana kita akan mengumumkan lima besar calon presiden untuk kemudian diajukan ke Majelis Syuro," kata Anis.

Rencananya, calon presiden dari PKS akan diumumkan pada Desember ini. Anis berharap perolehan suara PKS pada Pemilu 2014 lebih baik daripada Pemilu 2009.

Anis juga menyatakan PKS siap berkoalisi dengan semua partai yang berlaga di Pemilu 2014. Saat awak media mencoba bertanya kemungkinan partai-partai Islam mendekati Jokowi, Anis kembali menegaskan PKS akan fokus ke Pemira.

"Ya, kalau kita tahu dirilah, kalau yang di sana (Jokowi) bolehlah dia lebih percaya diri," ujar Anis sambil menunjuk ke rumah dinas Jokowi lagi.

*KOMPAS

70 Ormas Islam Jakarta Dukung Aher Maju Pilpres


BANDUNG, TRIBUN - Sedikitnya 70 organisasi masyarakat (ormas) Islam yang tergabung dalam Koordinasi Dakwah Islam (Kodi) DKI Jakarta mendukung Gubernur Jabar  Ahmad Heryawan (Aher) untuk maju dalam bursa capres/cawapres pada Pilpres 2014.

Harapan dan dukungan itu mengemuka dalam pertemuan antara pengurus Kodi DKI Jakarta dan perwakilan ormas anggotanya dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Selasa (24/12).

Silaturahim dipimpin Ketua Umum Kodi DKI Jakarta KH Syarifuddin Mahfudz, yang juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta.

"Terus terang, antara Kodi dan Pak Heryawan ada chemistry yang sama. Kita punya idealisme yang sama dalam kerangka membina umat dan mensejahterakan bangsa," kata Syarifuddin di Bandung, Rabu (25/12).

Syarifuddin berharap, partai politik khususnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menaungi Aher membuka peluang bagi Heryawan untuk maju pada  Pilpres 2014.

"Kodi Jakarta sangat siap mendukung Pak Heryawan jika akhirnya menjadi salah seorang peserta Pilpres," kata Syarifuddin.

Menurut Syarifuddin,  kapabilitas kenegarawanan Aher telah teruji selama menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dan memimpin Jawa Barat hampir enam tahun terakhir dan prestasi kerjanya cukup menonjol.

"Selain berprestasi, Pak Heryawan seorang pemimpin yang jujur, sederhana, memiliki hubungan yang baik dengan siapapun, ngemong, tidak arogan, tawadhu, dan tidak takabur," ujar Syarifuddin.

Atas pemikiran itu kata Syarifuddin, Kodi DKI Jakarta akan mengomunikasikan harapan dan dukungan dimaksud ke berbagai pihak yang berkepentingan.

Aher sendiri menanggapi aspirasi Kodi DKI Jakarta itu dengan ucapan terimakasih. Menurut Aher,  ia tidak akan bicara panjang lebar soal posisinya pada Pilpres 2014 karena proses politiknya masih panjang.

"Namun, apapun,  sebagai seorang muslim saya akan berusaha untuk mengemban amanah apapun yang dipercayakan rakyat," kata  Aher.

Aher masuk dalam tiga besar kader yang digadang-gadang sebagai bakal calon presiden (capres) PKS. Selain Aher, PKS juga memunculkan nama Presidennya, Anis Matta, dan anggota DPR Hidayat Nur Wahid.

Jago PKS pada Pilpres 2014 akan diputuskan oleh Dewan Syuro dan ditentukan pula oleh perolehan suara partai bernomor urut 3 ini dalam Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014. (san)

*Tribunnews

Kyai Anwar: Nahdiyin dan PKS Makin Akrab dan Mesra

24/12/13


KEDIRI - Presiden PKS Anis Matta, bersilaturahim dan berdialog dengan Kyai Idris Marzuki di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Minggu (22/12/2013).

Usai diterima hangat oleh Kyai Idris, Anis Matta bicara dalam dialog bersama Kyai Mahrus, Kyai Anwar Iskandar dan Gus Saifullah Yusuf di Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo.

Setelah mengikuti paparan Anis Matta tentang “Gelombang Ketiga Indonesia”, Kyai Anwar menyatakan bahwa pandangan dan hubungan kalangan nahdhiyin dan PKS saat ini makin akrab dan mesra.

Gus Ipul dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa umat dan bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin baru dari kalangan muda. Menyambut pandangan Gus Ipul, Kyai Anwar mengingatkan bahwa ketentuan presidential threshold yang makin tinggi bisa membuat kekuatan politik Islam makin surut.

Maka diperlukan kebersamaan partai-partai Islam dan NU untuk menyikapi hal ini. Kyai Anwar juga berpesan agar PKS tidak membangun jarak dengan tradisi nahdiyin. Karena selama ini ada kesan bahwa PKS anti tahlil, wirid dan ziarah kubur.

“Tapi hari ini saya gembira dengan kehadiran presiden PKS Anis Matta,” kata Kyai Anwar.

Acara dialog ini dihadiri seribuan santri Lirboyo dan seorang wakil santri menyatakan mendapatkan aura dan wawasan baru berupa ide segar dan visioner tentang Indonesia. Seusai dialog, malam harinya Anis Matta langsung menghadiri Haul Kyai Imam Yahya. (okezone/sbb/dakwatuna)

Kyai Anwar: Nahdiyin dan PKS Makin Akrab dan Mesra


KEDIRI - Presiden PKS Anis Matta, bersilaturahim dan berdialog dengan Kyai Idris Marzuki di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Minggu (22/12/2013).

Usai diterima hangat oleh Kyai Idris, Anis Matta bicara dalam dialog bersama Kyai Mahrus, Kyai Anwar Iskandar dan Gus Saifullah Yusuf di Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo.

Setelah mengikuti paparan Anis Matta tentang “Gelombang Ketiga Indonesia”, Kyai Anwar menyatakan bahwa pandangan dan hubungan kalangan nahdhiyin dan PKS saat ini makin akrab dan mesra.

Gus Ipul dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa umat dan bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin baru dari kalangan muda. Menyambut pandangan Gus Ipul, Kyai Anwar mengingatkan bahwa ketentuan presidential threshold yang makin tinggi bisa membuat kekuatan politik Islam makin surut.

Maka diperlukan kebersamaan partai-partai Islam dan NU untuk menyikapi hal ini. Kyai Anwar juga berpesan agar PKS tidak membangun jarak dengan tradisi nahdiyin. Karena selama ini ada kesan bahwa PKS anti tahlil, wirid dan ziarah kubur.

“Tapi hari ini saya gembira dengan kehadiran presiden PKS Anis Matta,” kata Kyai Anwar.

Acara dialog ini dihadiri seribuan santri Lirboyo dan seorang wakil santri menyatakan mendapatkan aura dan wawasan baru berupa ide segar dan visioner tentang Indonesia. Seusai dialog, malam harinya Anis Matta langsung menghadiri Haul Kyai Imam Yahya. (okezone/sbb/dakwatuna)

Anis Matta: Capres PKS Seperti Lagu Rhoma Irama


Ternyata issu serius pencapresan di PKS dialogikan secara sederhana oleh Anis Matta. “Mirip lagu dangdut Bang Haji yang berjudul Malam Minggu,” ujarnya sambil senyum ramah.

Perumpaman guyonan tapi serius itu dia sampaikan di hadapan 4500 kader PKS Jatim, Sabtu 21/22, yang menghadiri pengukuhan Gas Pol 'Gerakan Amal Sholeh Politik'.

Bagi Anis Matta, Pemilu dan pencapresan adalah sebuah pesta yang semua orang boleh ikut, apalagi buat PKS. "Bagi mereka yang punya uang, pestanya bisa makan-makan di restoran. Tapi bagi mereka yang tak punya uang, nongkrongnya di pinggir jalan, di warung kopi," ujar Anis menirukan lirik lagu Rhoma yang disambut tawa hadirin.

"Jadi biarlah mereka menjalankan konvensi capres dan lain-lain, tapi di PKS kita memilih mengadakan  pemilihan capres dengan gaya warung kopi. Siapa tahu, justru nanti mereka yang sedang pesta di restoran, lama-lama malah tertarik ikut nongkrong di warung kopi. Awalnya satu dua yang ikut, tapi lama-lama banyak," sambung Anis.

Diungkapkan oleh Anis, adanya musibah yang dialami belakangan ini, lantas partainya menjadi kerdil. Justru sebaliknya,  karena pasca musibah itu malah PKS mampu memenangkan 30 wakilnya di Pilkada seluruh Indonesia. "Ini serial kemenangan-kemenangan di tengah badai. Semoga bisa disempurnakan di Pileg April 2014 dan Pilpres Juli 2014," katanya.

Menyinggung tentang namanya yang juga masuk dalam daftar capres, Anis mengatakan, dirinya di antara dua opsi, yakni percaya diri dan tahu diri. "Dari dua opsi itu, saya pilih tahu diri karena saya bukan dari suku mayoritas (Jawa). Tapi saya apresiasi DPW PKS Jatim yang mengajukan saya sebagai kandidat," katanya.

Anis lebih tertarik untuk membangun sistem dahulu dan mengajukan kandidat capres lain, seperti Aher maupun mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid yang dianggap lebih berpeluang karena berasal dari suku terbesar, yakni Sunda dan Jawa. "Yang penting maju semua. Ini sangat memungkinkan karena ciri pemilih kita adalah pemilih last minute sehingga perolehan suara tidak bisa dijangkau survei," ungkapnya.

Lebih lanjut, Anis Matta menyambut gembira pencanangan GasPol oleh DPW PKS Jatim. “Insyaallah ini akan menjadi gerakan nasional. PKS meyakini, salah satu bentuk amal sholeh terbaik adalah berpolitik”.

Sementara bagi Hamy Wahjunianto, Ketua DPW PKS Jatim, pertemuan kader ini adalah semacam persiapan terakhir mengecek mesin partai. “Seperti ungkapan Presiden Anis Matta, sudah waktunya PKS berpindah dari jalur lambat ke politik jalur cepat. Ini membutuhkan kendaraan politik yang ber-cc besar dengan suspensi bagus. Insyaallah dengan GasPol ini, kami siap mendulang suara terbanyak untuk memenangkan Pemilu 2014”.

*by @baihaqibaikhati

Kader AYTKTM: Kader PKS yang Tak Goyah di Saat Susah, Tak Pamit Walau di Masa Sempit!


By: Nandang Burhanudin
****

Sejauh pengamatan saya tentang PKS dan kader-kadernya, di level terbawah hingga teratas akan menemukan fenomena yang susah ditemukan di ormas atau parpol lainnya. Terlepas dari sisi kemanusiaan, tak ada manusia sempurna. Ada yang memang bermasalah baik yang berhubungan dengan materi (uang), bisnis, amanah, hingga masalah berkaitan dengan wanita. Namun yang tidak akan ditemukan di tempat lain adalah, loyalitas kadernya yang menurut sebagian orang cenderung "keder".

Loyalitas kader ini yang membuat tak sedikit pengamat yang terpeleset memprediksi masa depan PKS. Pakar sekaliber Prof. Tjipta Lesmana saja, beberapa kali "tak tepat" membaca hiruk pikuk PKS.

Hal yang menjadi kekuatan PKS sebenarnya terletak dari kekokohan kadernya. Kader-kader PKS penopang batu-bata itu yang membuat PKS bertahan. Mereka itulah Tipe Muharrikul Khair (Penggerak Kebaikan).

Tipe ini adalah tipe kader yang ikhlas karena Allah Ta'ala berkorban dan giat menginternalisasi nilai-nilai kebajikan ke dalam jiwa-jiwa masyarakat umum. Kebajikan yang bersifat meyeluruh. Ada yang dengan ilmu, materi, nasihat, tenaga, pemikiran, keahlian, hingga waktu. Jerih payah yang berkesinambungan, tidak mengenal Pemilu atau kampanye.Kader-kader yang menjadi lokomotif perubahan ke arah yang lebih maslahat dan manfaat.

Mungkin ada yang mencibir peranan kader-kader ini tak terlalu signifikan dari segi kuantitas dan kualitas. Akan tetapi justru kehadiran mereka telah menjadi "penyambung lidah" yang tak mengenal kata "kelu". Mereka hidup karena Allah. Kendati mereka sangat akrab dengan "tumpahan sampah kekecewaan", mulai curahan hati hingga kritikan tajam menghujam. Tak sedikit kader-kader ini yang sibuk memberi jawaban atas masalah nasional hingga lokal yang terkadang tak terlalu mereka pahami. Atau mereka harus siap ditagih komitmen, atas janji yang tidak mereka ucapkan.

Namun saya perhatikan, mereka tetap kokoh, kukuh, dan keukeuh. Memahami jalan juang melalui perbaikan di Indonesia adalah jalan terjal dan panjang. Sungguh mereka energi yang selalu terbarukan. Kasus terbaru adalah kasus LHI. Jawaban mereka adalah AYTKTM (apapun yang terjadi, kami tetap melayani). Padahal mereka bukan dari segmen kader yang merasakan kucuran bantuan, cipratan bonus kemenangan, atau kebanjiran proyek-proyek APBD yang menggiurkan. Mereka hanya kader-kader biasa tapi memiliki ketulusan luarbiasa. Mereka memahami firman Allah Ta'ala;

وَقُلِ اعْمَلُواْ فَسَيَرَى اللّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ وَسَتُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ 

"Dan Katakanlah: 'Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." (9:105)

Karakter kader-kader AYTKTM ini adalah pemilik semangat juang. Mereka tak mempermasalahkan posisi di atas atau juru kunci. Rata-rata mereka bekerja dalam sunyi. Tak terlalu peduli dengan masalah CALEGISASI. Mereka bukan tipe yang suka basa-basi. "Ana kan nggak minta diCADkan! Ini karena diminta!" Eeeh pas tidak diCADkan, malah emosi nggak ketulungan! Kader AYTKTM: Kader PKS yang Tak Goyah Di Saat Susah, Tak Pamit Walau Di Masa Sempit! Wajar bila ormas dan parpol lain di Indonesia merasa iri!

F-PKS Palu

Sikap F-PKS

 

© Copyright F-PKS DPRD Palu 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.