NEWS UPDATE :

POPULER PEKAN INI

PKS PALU

Inspirasi

KMP Sapu Bersih Komisi DPRD Palu

06/11/14



Palu, Koalisi Merah Putih (KMP) menyapu bersih pimpinan komisi di DPRD Kota Palu. Politisi PKS, Gerindra, dan Golkar resmi menjabat ketua komisi I,II dan komisi III DPRD Kota.
Pada Rapat Paripurna yang digelar Rabu (5/11), Politisi PKS, Muhammad Ali Lamu di angkat sebagai ketua komisi I. Sementara komisi II diketuai oleh Gerindra. Dikomisi III, Partai Golkar ‘berkuasa’ dengan menempatkan kadernya Ishak Cae. 

Sebelumnya , Paripurna dengan agenda pemilihan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tersebut berlangsung  alot, hingga berita ini di turunkan. Paripurna masih berlangsung untuk menentukan alat kelengkapan lainnya, seperti Badan Anggaran, Badan Pembentuk Perda, Badan Musyawarah dan Badan Kehormatan DPRD.
Pemilihan paket komisi yang telah terbentuk yaitu paket pimpinan komisi I di lalui dengan cara voting, untuk komisi I dijabat oleh Muhammad Ali Lamu dari Fraksi PKS, Wakil Ketua dijabat oleh Bernadeth L Salatta dari Fraksi Gerindra, dan Sekretaris Komisi I di jabat oleh Bey Arifin dari Fraksi Hanura.
Sementara untuk komisi II, pemilihan paket pimpinan melalui cara musyawarah. Ketua Komisi II dijabat oleh Thompa Yotokodi dari fraksi Gerindra, Wakil Ketua Ratna Mayasari Agan dari Fraksi PAN serta Sekretaris Komisi II Muhammd Rum Dari Fraksi Golkar. 

Untuk Komisi III Pemilihan paket pimpinan terpilih secara aklamasi dengan ketua Ishak Cae dari Partai Golkar, Wakil Ketua Anwar Lanasi dari Fraksi Partai Gerindra serta Sekretaris Rusman Ramli dari Partai Keadilan Sejahtera.

Rapat yang di gelar di ruang sidang utama DPRD Kota Palu tersebut diawali dengan pembacaan keputusan untuk mengesahkan Fraksi Amanat Nasional yang dipimpin oleh Danawira Asri. Kemudian dilanjutkan  dengan pembahasan Fraksi Restorasi Pembangunan, walaupun pembahasan cukup alot akhirnya paket pimpinan dapat terbentuk dengan tetap mempertahankan Sembilan Fraksi di DPRD Kota Palu. wan
Sumber : Sulteng Pos

MOHAMMAD ALI LAMU “NAHKODAI” KOMISI SATU

PALU, Rabu (5/11/14) Dalam rapat Paripurna agenda pemilihan Alat Kelengkapan Dewan (AKD)  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kota Palu,  Politisi Dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Ali Lamu dipercayakan Memimpin  Komisi I yang membidangi pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat (Kesra), dalam pemilihan yang berlangsung  tertutup di ruang sidang utama DPRD Kota Palu.

Pada pemilihan voting kali ini Ali Lamu mengungguli Danawira Asri yang dijagokan dari Partai Amanat Nasional dan anggota yang lain. Walaupun pemilihan melalui mekanisme voting, Mohammad Ali Lamu meyakini bahwa teman-teman sekomisi yang dipimpinnya  akan solit dan tetap mengedepankan kerja sama dalam pembahasan program-program untuk kepentingan masyarakat Kota Palu kedepannya.

 “ya saya yakin teman-teman komisi satu dapat bekerja sama kalau itu melibatkan kepentinggan masyarakat luas” Kata Ali Lamu. 

 Komisi yang cukup startegis ini juga menempatkan Bernadeth sebagai wakil ketua yang berasal dari partai Gerindra dan sekertaris Bey Arifin dari Partai  Hanura. 

Sementara Komisi II terpilih Thompa Yotokodi dari partai Gerindra sebagai ketua, wakil ketua Ratna Mayasari Agan dari Partai PAN dan Sekretaris Muhammad Rum dari Partai Golkar. Sendangkan Komisi III yang membidangi Pembangunan di Ketuai oleh Ishak Cae dari partai Golkar  dengan wakil ketua Anwar Lanasi dari Gerindra serta sekretaris di amanahkan kepada Rusman Ramli dari Fraksi PKS. Struktur pimpinan Komisi tersebut di sahkan dalam rapat Paripurna oleh ketua Dekot Palu Iqbal Andi Magga dan di setujui oleh seluruh anggota dewan DPRD Kota Palu. KHR

Ali Lamu Ketua Pansus Tatib DPRD Palu

02/10/14






Palu- Anggota DPRD Kota Palu dari PartaiKeadilan Sejahtera ( PKS) dipercayakan menjadi ketua panitia khusus (PANSUS) tata tertib ( TATIB). Kesepakatan itu bearasal dari 11 anggota pansus pada rapat paripurna, selasa (30/9)1
Bersama Ali Lamu, rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD sementara Muhammad J Warta Bone juga menyepakati anggota DPRD lainnya, Thompa Yotokodi sebaagai wakil ketua pansus.
Penunjukan ketua beserta wakilnya berdasarkan usulan ketua Fraksi Partai Amanat Nasional ( PAN), Danawira Asri.
J Warta Bone mengatakan, pembentukan anggota pansus diambil dari perwakilan Sembilan fraksi yang ada. Fraksi Golkar yang memiliki enam kursi menunjuk dua anggotanya, Muhammad Rum dan Raodha, Gerindra menunjuk Thompa Yotokodi dan anwar lanasi, Hanura menunjuk BeyArifin, PAN diwakili Danawira Asri. Selanjutnya Muhammad Ali Lamu dari fraksi PKS.
Selanjutnya perwakilan Fraksi Demokrat diwakili Idijan Janggola, fraksi PDI-P diwakili Rugaiyyah Muhammad, dan PKB diwakili H.Alimuddin H. Ali Bau, dan fraksi Restorasi pembangunan diwakili Rusdi Pemesta Muskin.
Masa pembahasan tatib ditetapkan selama enam hari masa kerja, mulai 1 hingga 8 oktober mendatang.
“ hari kamis kita kembali menggelar rapat paripurna atas laporan pansus,” kata jaruddin (YUN) 

Sumber : Majala Al-Khairat (MAL)

Kekuatan Rakyat Ada di Koalisi Merah Putih, Bukan di Jokowi

29/09/14

Jokowi, harus berhati-hati menghadapi parpol Koalisi Merah Putih (KMP). Kini, Jokowi butuh kekuatan KMP.

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan, Jokowi harus bersikap manis pada KMP. Kini, Jokowi yang butuh mereka.

"Sekarang Jokowi-JK yang butuh partai-partai di Koalisi Merah Putih. 80 Persen di daerah dikuasai mereka," kata Emrus, dalam diskusi yang bertajuk "Kabinet Trisaksi atau Transaksional" di Jakarta, Minggu, 28 September 2014.

Emrus mengatakan, walau Presiden adalah Jokowi, namun kekuatan saat ini justru ada di tangan KMP.

Pasca disahkannya pilkada melalui DPRD, kini KMP berada di atas angin. Posisi inilah, yang menurut Emrus, menjadi kekuatan KMP saat berhadapan dengan Jokowi.

"Ketika Pilkada tidak langsung digolkan maka menguatkan nilai tawar KMP ke Jokowi," katanya. (fs)

Sumber : http://www.pkspiyungan.org/2014/09/kekuatan-rakyat-ada-di-koalisi-merah.html

Festival Teluk Palu, Ruang Ekspresi Aneka Kultur Masyarakat Palu


Festival Teluk Palu, Ruang Ekspresi Aneka Kultur Masyarakat Palu
Festival Teluk Palu 2014 dilaksanakan untuk meriahkan Hari Ulang Tahun kota Palu yang ke-36.
Liputan6.com, Palu Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), kembali menggelar Festival Teluk Palu (FTP) 2014, Sabtu (27/9/2014).

FTP dengan tema 'Pesona Samudera Budaya Bertemu Langit Biru Wisata Khatulistiwa' ini, dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) kota itu, yang ke-36.

FTP yang telah dicanangkan menjadi event budaya dan pariwisata tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu ini, akan digelar selama tiga hari berturut-turut yaitu dari hari Sabtu, Minggu dan Senin.

Kegiatan ini diikuti seluruh perwakilan kabupaten dan kota yang ada di Sulteng. Termasuk beberapa peserta dari provinsi lain, seperti peserta dari Sulawesi Barat, dan beberapa provinsi lainnya.

Pada pembukaan FTP hari ini, dimulai dengan parade budaya yang di antaranya parade drum band, dokar hias, rebana, dan parade reok ponorogo. Selain itu, kegiatan ini juga akan diisi dengan Palu Expo 2014, pagelaran musik, lomba perahu dayung, lomba perahu layar, dan pelbagai lomba serta acara lainnya.

FTP telah dicanangkan oleh Pemkot Palu sejak pertama kali digelar pada 2003 silam. Sementara FTP 2014 ini, telah memasuki tahun ke enam dari pelaksanaannya. Walau sempat tidak dapat dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut yaitu, pada 2007, 2008 dan 2009.

Namun pada 2010 silam, event ini kembali dilaksanakan, yang disandingkan dengan Pekan Budaya dan Pariwisata Sulawesi Tengah IX. Saat itu pelbagai bentuk pergelaran dan atraksi seni budaya dari duta wisata beberapa kabupaten di wilayah Sulawesi Tengah, serta presentasi karya dari para seniman terbaik di Palu disajikan dalam event tersebut.

Sementara pada pelaksanaan FTP 2013 yang baru saja berlalu, mendapat apresiasi dari ribuan masyarakat Palu yang selama tiga hari memadati arena festival untuk menyaksikan pelbagai pertunjukan dan atraksi seni budaya serta berpartisipasi dalam program festival lainnya.

"Keberhasilan pelaksanaan FTP 2013 tersebut sangat berarti dan memberikan inspirasi serta spirit bagi Disparekraf Palu untuk kembali menggelar event ini di tahun 2014," aku Kepala Disparekraf Palu, Rosdiana Lalusu, saat menghadiri pembukaan FTP 2014 di pesisir Teluk Palu Jalan Komodo, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur.

Menurut dia, visi Pemkot Palu untuk menjadikan kota ini sebagai 'Kota Teluk Berbasis Jasa Pariwisata, Industri dan Perdagangan yang Berwawasan Ekologis' adalah landasan bagi penyelenggaraan FTP dan sektor ekonomi kreatif.

Dengan maksud, antara lain untuk mengekspose potensi pariwisata dan industri kreatif Palu untuk mendorong kota ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Sulawesi dan Kawasan Timur Indonesia, menumbuhkan dan memacu iklim investasi, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Palu dan Sulawesi Tengah.

Membangun jejaring kerja pariwisata, ekonomi kreatif dan kebudayaan secara nasional serta internasional dan menjadikan Palu sebagai simpul jaringan kebudayaan di Kawasan Timur Indonesia. Termasuk sarana dan media edukasi lingkungan, budaya dan ekonomi kreatif bagi masyarakat Palu serta perayaan bagi keragaman kultural dan perdamaian.

"Dan ini kami harapkan dapat menjadi ruang promosi wisata, bisnis dan industri bagi seluruh peserta, sponsorship, dan partisipan iven," imbuh Rosdiana.

Sementara itu, Wali Kota Palu, Rusdi Mastura yang membuka secara langsung kegiatan ini mengatakan, FTP adalah sarana dalam mengekspose dan mempromosikan beragam potensi wisata di Teluk Palu secara berkesinambungan, serta menjadi ruang ekspresi bagi keberagaman kultural masyarakat di Palu secara khusus serta Sulawesi Tengah dan Pulau Sulawesi secara umum.

Dengan tujuan lanjutnya, untuk menjadi ruang promosi bagi potensi pariwisata dan industri kreatif di Palu, menyelenggarakan program kegiatan dan event yang mencerminkan keberagaman etnis dan pluralitas kultural di Palu, dan mendorong partisipasi serta keterlibatan seniman lokal di Palu.

Selain itu tujuan lain, untuk membangun dan menggalang kemitraan dengan pelaku industri wisata dan ekonomi kreatif organisasi lingkungan, pihak sponsor, perusahaan, perhotelan dan sektor informal yang berada disekitar Teluk Palu.

Mendorong peningkatan jumlah pengunjung dan wisatawan demi mendorong tingkat hunian hotel, restoran, café dan sektor informal lainnya.

"Termasuk untuk mendorong keterlibatan masyarakat dan relawan lokal pada perencanaan dan proses produksi serta penyelenggaraan iven di tahun-tahun berikutnya," jelas Rusdi.

Dia menjelaskan, bahwa manfaat dari FTP, tidak lain adalah momentum dan perayaan bagi identitas lokal serta kemajemukan etnis dan kultur yang bermukim di Palu sebagai bagian dari edukasi kultural masyarakat demi terwujudnya perdamaian.

Juga untuk menjadi ruang promosi yang tepat sasaran untuk Pemkot Palu, pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan memberikan dampak positif secara ekologis dan sosial terhadap kebersihan, kesehatan, dan keindahan lingkungan disekitar Teluk Palu.

Sedangkan manfaat lainnya, untuk mengembangkan kemitraan strategis antara pemerintah, masyarakat, sektor informal dan badan usaha yang memiliki kesamaan visi dan cara pandang.

"Termasuk pula untuk memaksimalkan dampak ekonomi dari FTP bagi masyarakat Palu, terbangunnya fasilitas, dan infrastruktur ekonomi kreatif di Palu," tandas Rusdi. (M Taufan SP Bustan/Ars)


Berikut kemeriahan Festival Teluk Palu 2014:











Foto-foto: M Taufan SP Bustan

sumber : http://lifestyle.liputan6.com/read/2111345/festival-teluk-palu-ruang-ekspresi-aneka-kultur-masyarakat-palu

[Paripurna RUU Pilkada] Inilah Pintu Kemenangan Koalisi Merah Putih

25/09/14

Partai Koalisi Merah Putih (KMP) sangat optimistis menang dalam pengambilan keputusan RUU Pilkada dalam rapat paripurna DPR RI hari ini.

Karena, selain keputusan partai, pilihan anggota DPR soal RUU Pilkada akan mempertimbangkan keputusan ormas.

Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan para anggota dewan tidak hanya berafiliasi kepada pilihan partai. Namun, mereka juga akan menentukan pilihan sesuai dengan keputusan ormas asal para anggota.

"Mengacu pada keormasan, di situ termasuk ada NU dan Muhammadiyah. Bisa terafialisasi dengan ormas," kata Hidayat, di Jakarta, Kamis 25 September 2014.

Beberapa ormas, baik NU dan Muhammadiyah telah menyampaikan pilihannya soal RUU Pilkada.

"Kedua ormas itu memilih agar pilkada dikembalikan ke DPRD," kata Hidayat.

Selain keputusan Ormas, jika keputusan RUU Pilkada dilakukan secara voting, maka kemungkinan besar Koalisi Merah Putih akan unggul, sambungnya.

"Banyak juga anggota DPR yang tidak terpilih lagi, sehingga ada yang tidak datang ke paripurna," pungkas Hidayat. (in/fs)

Joging di Taman Suropati, Anis Matta Tanya Kapan Jokowi Deklarasi

25/12/13


JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menghabiskan waktu libur Natal dengan berjoging di Taman Suropati. Tak hanya sendiri, ia turut mengajak serta istrinya Szylvia Fabula dan empat anaknya.

Anis tampak kasual memakai setelan kaus dan kacamata hitam. Bersama-sama, mereka mengitari Taman Suropati hingga 10 putaran. Saat melewati depan rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Anis menghampiri awak media yang memang bertugas mengikuti kegiatan Jokowi.

"Kalian lagi menunggu yang di sana ya? Kapan dia deklarasi (capres)?" kata Anis seraya menunjuk rumah Jokowi, Rabu (25/12/2013).

Ketika wartawan balik bertanya apakah Anis yang disebut potensial sebagai bakal capres akan menggaet Jokowi sebagai bakal cawapres, politisi PKS itu mengaku menyerahkannya kepada kader PKS dan tetap mematuhi Pemilihan Raya (Pemira) PKS yang merupakan keputusan bersama.

"Jadi, kita sudah melakukan pemilihan raya. Di sana kita akan mengumumkan lima besar calon presiden untuk kemudian diajukan ke Majelis Syuro," kata Anis.

Rencananya, calon presiden dari PKS akan diumumkan pada Desember ini. Anis berharap perolehan suara PKS pada Pemilu 2014 lebih baik daripada Pemilu 2009.

Anis juga menyatakan PKS siap berkoalisi dengan semua partai yang berlaga di Pemilu 2014. Saat awak media mencoba bertanya kemungkinan partai-partai Islam mendekati Jokowi, Anis kembali menegaskan PKS akan fokus ke Pemira.

"Ya, kalau kita tahu dirilah, kalau yang di sana (Jokowi) bolehlah dia lebih percaya diri," ujar Anis sambil menunjuk ke rumah dinas Jokowi lagi.

*KOMPAS

F-PKS Palu

Sikap F-PKS

 

© Copyright F-PKS DPRD Palu 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.